Wali Kota Risma Ucapkan Bela Sungkawa Untuk Korban Surabaya Marathon

Wali Kota Risma Ucapkan Bela Sungkawa untuk Korban Surabaya MarathonRisma ketika melepas penerima Surabaya Marathon 2019/Foto file detikcom

Surabaya -Dua peserta Surabaya Marathon 2019 meninggal dunia. pemkot Surabaya Turut Bela Sungkawa.

Kedua pelari tersebut yakni Husnun N Djuraid (60) warga Jalan Digul, Blimbing, Kota Malang dengan nomor perserta 5721 dan Oentung (55) warga Kelapa Gading, Jakarta dengan nomor perserta 5755. Kedua penerima tersebut mengikuti kategori 10 KM di Surabaya Marthon 2019.

"Kami atas nama pemkot Surabaya turut berbela sungkawa atas meninggalnya dua perserta lari yang mengikuti Surabaya Marthon," kata Kabag Humas Pemkot Surabaya M Fikser kepada wartawan di kantornya, Minggu (4/7/2019).

Fikser mengaku kalau pihak Pemkot Surabaya melalui Bakesbanglimnas Kota Surabaya mendapatkan informasi pribadi tiba ke IGD RSU dr Soetomo untuk berkoordinasi dengan pihak panitia.


"Langsung melaksanakan pengecekan. Terus berkoordinasi dengan pihak panitia dan keluarga untuk membantu pemulangan mayat serta kembali ke rumah kawasan asal," ujar Fikser.

Fikser juga memberikan kalau kedua pelari tersebut ada yang terjatuh di Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Pemuda. Kemudian pribadi ditolong oleh Tim Gerak Cepat (TGC) kemudian dibawa ke rumah sakit.

"Di setiap pos-pos kan ada petugas medis. Setelah terjatuh pribadi ditolong. Setelah perjalanan dibawa kerumah sakit (meninggal)," imbuh Fikser.


Dalam ajang Surabaya Marathon 2019, pihak Pemkot Surabaya sudah membantu panitia dengan menyediakan tenaga medis dan ambulan. Total penerima Surabaya Marathon 2019 sebanyak 6.005 orang.

"Kita dari pemerintah kota menurunkan ambulan-ambulan di setiap pos-pos," ujarnya.

Surabaya Marathon digelar sudah tiga kali ini. Terkait kejadian ini pihak Pemkot Surabaya akan berkoordinasi dengan panitia Surabaya Marathon akan melaksanakan evaluasi. Tahun depan Surabaya Marathon akan tetap digelar.


"Oh tetap (Digelar), ini kan jadwal tahunan. Pastinya ini, alasannya yaitu gres tiga kali, ada menyerupai ini, tentunya panitia akan melaksanakan evaluasi-evaluasi terutama bagi para pelari-pelari (peserta). Verifikasi kesehatan pada ketika pengambilan nomor sudah dilakukan," tandasnya.

Ribuan pelari dari dalam dan luar negeri berlomba menjadi yang tercepat di ajang Surabaya Marathon 2019. Adapun kategori yang diikuti para penerima yakni full marathon (42 KM), half marathon (21 KM), 10 KM dan 5 KM.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melepas pribadi para penerima dari keempat kategori tersebut. Dalam sambutannya, Risma menyampaikan ajang Surabaya Marathon ini bisa mendokrak sisi ekonomi.


Menurut Risma, penerima bekerjsama bisa lebih banyak, namun terkendala pada keterbatasan medali. Ajang Surabaya Marathon 2019 ini juga bisa dimanfaatkan bagi atlet khususnya dari Surabaya. Sebab dalam ajang ini mereka bisa bertemu dengan para pelari internasional untuk mengukur kemampuan.


Tonton juga video Ramai Soal Polusi Udara, Begini Solusi Ala Risma:

[Gambas:Video 20detik]




Sumber detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel