Pansel Libatkan Polri-Ppatk Lacak Rekam Jejak 40 Nama Capim Kpk

Pansel Libatkan Polri-PPATK Lacak Rekam Jejak 40 Nama Capim KPKYenti Garnasih (Foto: Rengga Sancaya-detikcom)

Jakarta -Panitia seleksi calon pimpinan (Pansel Capim) KPK menyampaikan sudah mengirim berkas 40 orang capim KPK yang lolos tes psikologi ke sejumlah lembaga. Pengiriman berkas itu terkait keperluan melacak rekam jejak para capim KPK.

"Tracker kita semenjak 5 Agustus diumumkan 40 orang. Kami kerja hingga malam siapkan dokumen 40 orang tersebut kita gandakan kita kirim ke 8 tracker," kata Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnasih di gedung Lemhanas, Jakarta Pusat, Kamis (8/8/2019).



Yenti menyebut sejumlah tracker yang dilibatkan antara lain Polri, Kejaksaan, BIN, BNPT, BNN, Ditjen Pajak hingga Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

"Mulai dari Polisi Republik Indonesia terperinci ya sebab ada SKCK. Kejaksaan siapa tahu di antara 40 orang ini yang kita nggak tahu kasusnya mau masuk ke penuntutan. 4 tahun kemudian kita alami bahkan sudah hingga selesai salah satu calon dinaikkan polisi jadi tersangka. Kita nggak tahu apakah memang pada waktunya, ini antisipasi," ujarnya.


Yenti menyampaikan dirinya mengantarkan pribadi berkas itu ke forum tracker. Alasannya, dokumen itu bersifat rahasia.

"Itu kami jaga betul ya private. Aturan kerahasiaan sangat kita pegang," ujarnya.



Tracker, kata Yenti, terus bekerja. Dia juga menyampaikan pihaknya bakal melaksanakan pelacakan hingga ke tingkat RT kalau ada informasi yang diperlukan.

"Ada yang menelusuri kita nggak hanya minta kesimpulan saja. Tapi juga narasinya. Misalnya ada masukan, dulu ya teladan konkret, capim ada problem pribadi keluaganya ini. Kita nggak sanggup gitu saja, mana fotonya? Bagaimana pendapat sektitar RT-nya? Itu kita lihat jadi jangan katakan A begini, mana buktinya? Kita pelajari itu. Kita biasa 14 hari waktu paling sedikit apalagi kita ada dari Sulawesi, Kalimantan, Jawa Timur, Jawa Tengah," ucapnya.

Yenti menargetkan proses nama-nama capim yang lolos profile assessment sanggup diumumkan pada 23 Agustus 2019. Setelah diumumkan, para capim akan mengikuti tes kesehatan di RSPAD pada 26 Agustus 2019.

"23 (Agustus 2019) malam kita umumkan rencananya untuk nanti tanggal 26 yang tersaring hadir tes kesehatan di RSPAD," ujar Yenti.



Simak video Menjawab Kritik ICW Soal Seleksi Capim KPK:

[Gambas:Video 20detik]



Sumber detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel