Dinkes Lamongan Sebut Jumlah Penderita Hiv/Aids Turun
Dinkes Lamongan/Foto: Eko SudjarwoLamongan -Angka penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Lamongan menurun signifikan dibanding tahun lalu. Tahun 2019, Januari sampai Juni, 14 orang dinyatakan positif HIV. Terdiri 9 pria dan 5 perempuan.
Data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan, tahun 2018 jumlah penderita positif HIV mencapai 1.014 orang terdiri laki laki dewasa, perempuan, balita, belum dewasa maupun ibu hamil (bumil). Dari jumlah total tersebut, sekitar 264 penderita meninggal dunia.
"Setiap ditemukan penderita, maka eksklusif dimasukan di Sistem Informasi HIV-AIDS (SIHA) sehinggga sebagai contoh untuk melaksanakan upaya memutus rantai penyebarannya," kata Bambang Susilo, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Lamongan.
Menurut Bambang, jumlah penderita HIV di Lamongan masih mempunyai potensi bertambah sebab ketika ini masih pertengahan tahun. Untuk itu, kata Bambang, Dinkes Lamongan terus berupaya memutus rantai penyebaran Human Immunodeficiency Virus (HIV). "Salah satu upaya yang kami lakukan ialah dengan menyisir penderita HIV di seluruh Puskesmas dan rumah sakit," tandasnya.
Sementara, Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular Dinkes Lamongan, Maskun menjelaskan, untuk mendeteksi HIV harua dilakukan secara detail dan tidak dapat dideteksi dengan kasat mata. "Virus ini masuk kategori menular dengan kontak darah maupun hubungan seks," kata Maskun seraya menambahkan sehabis ditemukan pasien dan dinyatakan positif HIV AIDS maka Dinkes Lamongan akan eksklusif melaksanakan proses pengobatan.
Sumber detik.com