75% Jamaah Calon Haji Embarkasi Solo Masuk Kategori Risiko Tinggi
Kasubbag Penerangan, Humas dan Protokol, Embarkasi Solo, Agus Widakdo. Foto: Ragil Ajiyanto/detikcomBoyolali -Hingga sekarang jumlah jamaah calon haji dari Embarkasi Solo yang diberangkatkan sudah 88 Kloter atau 31.547 orang. Jumlah jamaah yang termasuk risiko tinggi (Risti) mencapai 75 persen dengan potensi tertinggi hipertensi, diabetes melitus dan jantung.
"Dari rapat penilaian PPIH Embarkasi Solo hingga pemberangkatan Minggu ke-4, dari tim kesehatan jamaah calon haji Risti mencapai 75 persen dengan potensi tertinggi rata-rata hipertensi, DM dan jantung," kata Kasubbag Penerangan Humas dan Protokol, Embarkasi Solo, Agus Widakdo kepada wartawan, Jumat (2/8/2019).
Sejak kloter 1 hingga dengan pekan keempat ini, terang dia, tim kesehatan telah merujuk 51 orang calon haji ke rumah sakit. Mereka dirawat di rumah sakit hingga dinyatakan layak terbang untuk diberangkatkan ke Tanah Suci.
"Alhamdulillah, sehabis dinyatakan layak terbang, jamaah calon haji tersebut sanggup diberangkatkan ke Tanah Suci dan ketika ini tinggal empat calon haji yang masih di RS, kita doakan bersama supaya segera sehat dan sanggup diterbangkan ke Tanah Suci," terangnya.
Menurut Agus, rapat penilaian dipimpin oleh Ketua PPIH/Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jateng, H Farhani bersama Wakil Ketua II PPIH, H Imam Maskur. Diikuti anggota PPIH Embarkasi Solo.
Hasil penilaian lainnya, lanjut dia, secara keimigrasian hingga dengan ahad ke-4 atau kloter 89, tidak ditemukan adanya permasalahan dengan paspor atau dokumen jemaah calon haji. Urusan visa jamaah juga sudah tidak menjadi kendala, alasannya yaitu ketika ini sudah selesai semua hingga kloter terakhir.
"Untuk visa sudah siap hingga kloter 97 atau kloter terakhir, sehingga dipastikan semua dokumen/visa sudah kondusif dan berada di embarkasi," ujar dia.
Secara kepabeanan tidak ditemukan barang-barang yang dihentikan masuk ke negara lain dan dinyatakan tidak ada hambatan yang berarti. Penerbangan hingga dengan ahad ke-4 ini dinyatakan on time performance.
Simak Juga 'Calon Haji Pikun, Keberangkatan ke Tanah Suci Ditunda':
Sumber detik.com