Cuaca Ekstrem, Ini Yang Harus Dipersiapkan Calon Haji

Cuaca Ekstrem, Ini yang Harus Dipersiapkan Calon HajiPembimbing Haji dari Maktour Travel Kyai Ahmad Thib Raya/Foto: Nurcholis Maarif / detikcom

Jakarta -Puncak ibadah haji yang akan berlangsung di pertengahan bulan Agustus bertepatan dengan cuaca ekstrem panas di Arab Saudi. Menghadapi cuaca ekstrem ini, ada beberapa hal yang harus diperhatikan para calon jemaah haji.

"Saya bayangkan ini bulan Agustus, di sana panas. Kita harus membekali mereka (jemaah haji). Biasanya jemaah fit dalam kondisi ibadah, tapi harus diwaspadai harus banyak minum. Biasanya jamaah antusias ibadah, tapi kadang lupa makan," ucap Pembimbing Haji dari Maktour Travel Kyai Ahmad Thib Raya ketika ditemui di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (2/8/2019).


Menurutnya, selain diajarkan teori dan praktik tata cara ibadah haji dan umroh, calon jemaah juga harus diberi wawasan perihal kondisi dan suasana di sana. Selain itu, jemaah juga harus siap secara fisik dan mental.

"Kita sudah mempersiapkan pemahaman dan wawasan lalu rohani. Fisik berkaitan dengan kondisi kesehatan, obat-obat yang terkait masing-masing jemaah sudah diwanti-wanti. Apa yang disampaikan Maktour Travel dalam persiapan itu lengkap, teori sudah dan praktik pun sudah," ucapnya.

Komisaris Utama PT MRT Jakarta Muhammad Syaugi yang ikut rombongan haji bersama Maktour Travel, menyampaikan bahwa sudah mempersiapkan semua hal sebelum berangkat hari ini ke Arab Saudi. Tak hanya fisik dan mental, ia juga menyampaikan sudah mempersiapkan hal-hal yang berafiliasi dengan keluarga yang ditinggalkan.

"Karena syarat haji itu mampu, baik fisik maupun biaya, baik ketika keberangkatan maupun untuk yang ditinggalkan. Alhamdulillah saya sudah penuhi semua," ucap Syaugi.

Syaugi juga menyampaikan sudah dibekali dengan pertemuan latihan tiga kali, termasuk manasik, sebelum berangkat hari ini. Ia juga berharap biar haji yang kedua kalinya ini bisa khusyuk dan khidmat.

"Karena haji perlu ilmu yang benar. Saya ingin haji dengan khusyuk, tertib, khidmat, dan benar," ucap Syaugi.

Sementara itu, calon jemaah lain asal Surabaya, Maheswari Araminta (17) menyampaikan sudah mempersiapkan untuk menghadapi cuaca panas Arab Saudi menyerupai obat-obatan, kacamata, termasuk vaksin dari pihak Maktour Travel.


Meskipun sudah beberapa kali umrah, Maheswari mengaku perlu mempersiapkan tenaga yang lebih ekstra untuk haji. Menurutnya, tenaga ekstra ini diperlukan alasannya yaitu ibadah haji mempunyai tenggat waktu yang lebih usang dibanding umrah.

"Haji ini kan lebih lama, cuaca juga lagi ekstrem, tenaganya lebih diekstrain lagi. Dari pelayanan dipersiapkan dari awal," ucap Maheswari.


Simak Juga 'Belum Berangkat, Calon Haji di Polman Sudah Terima Air Zam-zam':

[Gambas:Video 20detik]



Sumber detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel